Dari kutipan diatas, saya berpikir bahwa tugas perempuan hanya dijadikan budak pemuas nafsu, dan tugasnya hanya macak, manak, masak (berdandan, beranak, memasak) dan tidak di izinkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sampai di jenjang sekolah menengah saja. Dan kesempatan bekerja pun kecil, tidak memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin di perusahaan, hanya seorang karyawati atau buruh kelas bawah. Tokoh utama novel ini mengalami dan menggambarkan bagaimana budaya patriarki.
Di zaman modern sekarang, budaya patriarki tetap ada, namun berbeda cara penjajahannya. Sekarang ini perempuan mengalami pelecehan seksual secara verbal, seperti catcall atau harrasment street. Budaya patriarki memposisikan pihak laki-laki adalah pihak yang gagah dan memiliki keleluasaan untuk melakukan apapun, sementara perempuan dianggap lemah. Gaya kepenulisan penulis mampu membawa para pembaca menyelami kehidupan tokoh utama dan di tulis berdasarkan kisah nyata.